Egg Beater Untuk Semua!
Hari ini tepat Ilya si bungsu berulang tahun pertama. Membayangkan keluarga dan teman-teman berkumpul nanti malam untuk menikmati bakmi goreng, kue ulang tahun dan pudding coklat buatan sendiri, rasanya menyenangkan sekali. Ilya sendiri hari ini punya sikap yang agak berbeda dari biasanya. Dia sangat heboh, mungkin karena dia merasa ada sesuatu yang lain yang sedang dikerjakan oleh maminya ini. Sesuatu yang akan sangat menyenangkan buat dirinya.
Oh, jadi mami untuk tiga anak balita sungguh bukan pekerjaan mudah. Tapi siapa peduli dengan segala kerepotannya? Aku sih tidak, walau khusus untuk acara malam ini, sudah tiga hari berturut-turut aku menggunakan waktu makan siang untukmerapikan rumah atau menahan kantuk untuk membuat puding coklat semalam. Hasil yang kelihatan keren dan enak membuat hati jadi tambah semangat. Lebih seru karena semalam semua kegiatan membuat puding itu kuberitakan ke Twitter, Plurk, Rejaw dan Facebook lewat mobile ping.fm. Oh, maaf jangan salahkan saya kalau ternyata hanya update terakhir yang masuk dan itupun hanya nyantol di Facebook. Biarkan saja; yang penting semalam itu seru di dapur. Mimpi soal komputer berinternet di dapur yang membuat aku mudah meng-google resep sudah terasa basi. Twitter bisa memberikan jawaban lebih cepat dan real time.
Selain nge-ping.fm, chocolate pudding, ada satu hal lain yang membuat aku jadi tambah semangat. Satu alat bantu dapur ini benar-benar luar biasa, jeng! Aku menyebutnya “egg beater” apa ya kalau dalam bahasa Indonesia…. kocokan telur saja mungkin. Karena memang itulah tugas utamanya…. mengocok telur. Benda satu ini cukup luar biasa jika anda meniru para koki profesional beraksi di televisi, pengocok telur ini, sering digunakan justru untuk mengaduk adonan yang sedang berada di atas kompor agar adonan tidak menggumpal atau pecah.
Egg beater, egg whisk, pengocok telur, apapun namanya telah menjadi alat ajaib yang membuat proses membuat chocolate pudding-ku semalam jadi luar biasa. Adonan tidak menggumpal atau pecah, rata dan halus tercampur tanpa perlu banyak tenaga terbuang. Jeng, alat ini terkesan sudah tidak jaman berada di dapur modern, tapi itu adalah anggapan yang sama sekali salah. Alat ini adalah sebuah alat berguna dan wajib dimiliki di dapur.
Saya memilih sebuah egg beater yang terbuat dari stainless steel yang baik karena bahan yang baik sangat penting untuk mengolah makanan apalagi jika melibatkan suhu tinggi. Tips lain adalah pastikan egg beater memiliki gagang yang cukup panjang untuk memberi jarak yang baik agar tangan anda tidak merasa panas yang terlalu saat mengaduk di atas kompor. Gagang yang anti slip boleh juga dipilih sebagai feature tambahan.
Selebihnya cukup bersenang-senang saja. Kebetulan saya sebenarnya bukan tukang masak yang ahli, hanya sangat menikmati momen-momen menjadi ratu dapur. Saat nanti anak-anak saya lebih besar dan lebih banyak memiliki pilihan makanan, saya akan makin senang berada di dapur. Egg beater pasti akan jadi salah satu sahabat setiaku.
Saatnya mengirim update lewat Ping.fm: Egg beater for the WORLD!!




![Reblog this post [with Zemanta]](http://img.zemanta.com/reblog_e.png?x-id=d4a0e4c4-30be-45d9-8cb8-26dbfc01e8ae)





Powered by
Hmmmm,so yummyyyy….
Egg beater lawan Obeng menang mana Jeng? XD
Happy birthday Ilya. Hope you all the best forever and ever. Be good to Mom and Pop ya. Oh,why am I always teary in such moment? *sobbing*
19 November 2008 at 3:49 pm